Selamat Datang di Radio Trend FM Purwakarta
Logo Radio
Deskripsi
Radio Trend FM Purwakarta beroperasi pada frekuensi 101.2 Mhz.
By : Radio Internet FM
Rabu, 20 November 2013
Benarkah Nabi Muhammad SAW Keturunan Jawa ???
Ada yang menarik perhatian saya saat melihat timeline sore kemarin.
Salah satu lini masa dari akun @SufiKota milik seorang penulis Chandra
Malik memaparkan pandangan Cak Nun tentang garis keturunan Nabi
Muhammad. Untuk lengkapnya saya sadur tulisan itu:
Muhammad SAW layak diduga sebagai seorang Arab-Jawa. Bukan Arab tulen. Muhammad SAW menolak digambar wajahnya demi menghindari kontroversi pada masa setelah ia wafat. Kontroversi itu terutama mengenai ciri fisik Muhammad SAW yg layak diduga tidak persis Arab tulen.
Cara berjalan Muhammad SAW tidak menunjukkan ciri gesture Arab tulen yg mendongak kepala dan jumawa. Cara berjalan Muhammad SAW ialah melangkah santun dan “seperti menuruni ketinggian bukit”. Tawadlu. Cara berjalan Muhammad SAW adalah berat badan atas condong ke depan/membungkuk, dan kaki kuat berkuda2.
Tuturkata Muhammad SAW lemah-lembut. Mana ada orang Arab [tulen] yg begitu, terutama pada masa itu? Tuturkata lemah-lembut ini khas Jawa, berbeda jauh dari style Arab yg suka bicara kasar dan meledak2. Gesture dan tuturkata Muhammad SAW ini menjadi magnet shg kehadirannya menyedot perhatian Arab2 tulen.
Muhammad SAW suka bertapa [khalwat]. Bangsa Arab tulen tak punya tradisi ini. Bertapa itu khas Jawa. Ibunda Muhammad SAW bernama Siti Aminah. Belum ada studi dan penelitian memadai mengenai Sang Ibu.
Mn Kamba mengkonfirmasi bahwa tidak ada nama Siti di masyarakat Arab tulen. Siti bukan Bahasa Arab. Muhammad SAW berasal dari garis silsilah Ibrahim AS dari Siti Hajar. Hajar juga bukan Bahasa Arab. Siti Hajar layak diduga bukan araab tulen, melainkan imigran. “Kalau bukan dari Klaten, ya dari Solo.” Siti Hajar didatangkan untuk diperistri dan penghibur atas hati Ibrahim yg gundah. Bukan Arab tulen. Siti dan Hajar adalah Bahasa Jawa. Siti = tanah = bumi. Hajar = ajar = mengajar. Tulen Jawa.
Muhammad SAW tidak dididik dg Al-Qur’an dan Hadits. Dia hanif hingga 40 th. Tidak shalat hingga 53th. Tidak ada satu pun Nabi dan Rasul di muka bumi ini yg dididik dg Al Qur’an dan Hadits.
Al Qur’an adl konfirmasi terakhir setelah membaca ayat qauniyah: alam semesta dan dirimu sendiri. Muhammad pernah berkata,”Ana ‘Arab bila ‘Ain. Aku Arab tanpa ‘Ain.” Bukan Arab tulen, tapi Gusti dari Jawa
Hmmm bagaiamana menurut anda??
Muhammad SAW layak diduga sebagai seorang Arab-Jawa. Bukan Arab tulen. Muhammad SAW menolak digambar wajahnya demi menghindari kontroversi pada masa setelah ia wafat. Kontroversi itu terutama mengenai ciri fisik Muhammad SAW yg layak diduga tidak persis Arab tulen.
Cara berjalan Muhammad SAW tidak menunjukkan ciri gesture Arab tulen yg mendongak kepala dan jumawa. Cara berjalan Muhammad SAW ialah melangkah santun dan “seperti menuruni ketinggian bukit”. Tawadlu. Cara berjalan Muhammad SAW adalah berat badan atas condong ke depan/membungkuk, dan kaki kuat berkuda2.
Tuturkata Muhammad SAW lemah-lembut. Mana ada orang Arab [tulen] yg begitu, terutama pada masa itu? Tuturkata lemah-lembut ini khas Jawa, berbeda jauh dari style Arab yg suka bicara kasar dan meledak2. Gesture dan tuturkata Muhammad SAW ini menjadi magnet shg kehadirannya menyedot perhatian Arab2 tulen.
Muhammad SAW suka bertapa [khalwat]. Bangsa Arab tulen tak punya tradisi ini. Bertapa itu khas Jawa. Ibunda Muhammad SAW bernama Siti Aminah. Belum ada studi dan penelitian memadai mengenai Sang Ibu.
Mn Kamba mengkonfirmasi bahwa tidak ada nama Siti di masyarakat Arab tulen. Siti bukan Bahasa Arab. Muhammad SAW berasal dari garis silsilah Ibrahim AS dari Siti Hajar. Hajar juga bukan Bahasa Arab. Siti Hajar layak diduga bukan araab tulen, melainkan imigran. “Kalau bukan dari Klaten, ya dari Solo.” Siti Hajar didatangkan untuk diperistri dan penghibur atas hati Ibrahim yg gundah. Bukan Arab tulen. Siti dan Hajar adalah Bahasa Jawa. Siti = tanah = bumi. Hajar = ajar = mengajar. Tulen Jawa.
Muhammad SAW tidak dididik dg Al-Qur’an dan Hadits. Dia hanif hingga 40 th. Tidak shalat hingga 53th. Tidak ada satu pun Nabi dan Rasul di muka bumi ini yg dididik dg Al Qur’an dan Hadits.
Al Qur’an adl konfirmasi terakhir setelah membaca ayat qauniyah: alam semesta dan dirimu sendiri. Muhammad pernah berkata,”Ana ‘Arab bila ‘Ain. Aku Arab tanpa ‘Ain.” Bukan Arab tulen, tapi Gusti dari Jawa
Hmmm bagaiamana menurut anda??
Rabu, 23 Oktober 2013
Manfaat dan Rahasia Tersembunyi dibalik Ber-Wudhu
Memang ini kedengarannya sepele. Tapi jangan anggap enteng soal ini, pasalnya Rasulullah senantiasa wudhu sebelum tidur. Berwudhu, disamping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan dan memiliki Rahasia Tersembunyi. Secara tidak sadar, kita selalu menyepelekan hal berwudhu. Karena sesungguhnya berwudhu tidak sekedar membasahkan muka dari air saja. Simak lebih lanjut kutipan dibawah ini.
Peneliti dari Universitas Alexsandria, dr musthafa syahatah, yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.
Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) misalnya kita dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Dengan mencuci kedua tangan, kita dapat menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu. Selain itu, kita juga bisa menjaga kebersihan daun telinga dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita.
Lalu, bagaimana jika berwudhu dilakukan sebelum tidur? Nah, para pakar kesehatan di dunia senantiasa menganjurkan agar kita mencuci kaki mulut dan muka sebelum tidur. Bahkan, sejumlah pakar kecantikan memproduki alat kecantikan agar dapat menjaga kesehatan kulit muka
Di samping itu tentunya anjuran untuk berwudhu juga mengandung nilai ibadah yang tinggi. Sebab ketika seseorang dalam keadaan suci. Jika seseorang berada dalam keadaan suci, berarti ai dekat dengan Allah. Karena Allah akan dekat dan cinta kepada orang-orang yang berada dalam keadaan suci.
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)
Hal ini juga ditulis dalam kitab tanqih al-Qand al-Hatsis karangan syekh muhamad bin umar an-nawawi al-mantany. Dari umar bin harits bahwa nabi bersabda: “Barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu, maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi allah. Maksudnya orang yang berwudhu sebelum tidur akan memperoleh posisi yang tinggi disisi Allah.
Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa berwudhu sebelu tidur merupakan anjuran nabi yang harus dikerjakan bila seseorang ingin memperoleh kemuliaan disisi Allah
Manfaat Berwudhu Sebelum Tidur
- Pertama, merilekskan otot-otot sebelum beristirahat. Mungkin tidak terlalu banyak penjelasan. Bisa dibuktikan dalam ilmu kedokteran bahwa percikan air yang dikarenakan umat muslim melakukan wudhu itu merupakan suatu metode atau cara mengendorkan otot-otot yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas. Sangat diambil dampak positifnya bahwa jika seseorang itu telah melakukan wudhu, maka pikiran kita akan terasa rileks. Badan tidak akan terasa capek.
- Kedua, mencerahkan kulit wajah. Wudhu dapat mencerahkan kulit wajah karena kinerja wudhu ini menghilangkan noda yang membandel dalam kulit. Kotoran-kotoran yang menempel pada kulit wajah kita akan senantiasa hilang dan tentunya wajah kita menjadi cerah dan bersih.
- Ketiga, didoakan malaikat. Dalam sabda Beliau yang disinggung pada bagian atas, malaikat akan senantiasa memberikan do’a perlindungan kepada umat muslim yang senantiasa wudhu sebelum tidur. Padahal malaikat adalah makhluk yang senantiasa berdzikir kepada Allah. niscaya do’anya akan senantiasa dikabulkan pula oleh Allah. Oleh karena itu, senantiasa berwudhu itu adalah hal yang wajib kita lakukan
Jauh-jauh hari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sudah memberikan bimbingan dalam tidur agar tidak menimbulkan bahaya, di antaranya tidur sambil miring ke kanan, tidak tidur sambil tengkurap.
Diriwayatkan oleh al-Hakim dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, Pernah suatu hari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melewati seseorang yang tidur tengkurap di atas perutnya, lalu beliau menendangnya dengan kakinya seraya bersabda,
“Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang tidak disukai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Ahmad dan Al-Hakim)
Sesungguhnya sebab kematian itu bermacam-macam, namun kematian tetaplah satu. Selain Sleep Apnea masih ada sebab lainnya yang menjadi media datangnya kematian. Karenanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan tips terbaik bagi umatnya dalam menghadapi kematian yang datangnya tak terduga ini.
Disebutkan dalam Shahihain, dari sabahat al-Bara’ bin Azib radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda kepadanya;
“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan shalat.” (HR. Bukahri dan Muslim).
Dalam menjelaskan faidah dari perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ini, Al-Hafidz Ibnul Hajar menyebutkan hikmahnya, di antaranya yaitu: Agar dia tidur pada malam itu dalam keadaan suci supaya ketika kematian menjemputnya dia dalam keadaan yang sempurna. Dari sini diambil kesimpulan dianjurkannya untuk bersiap diri untuk menghadapi kematian dengan menjaga kebersihan (kesucian) hati karena kesucian hati jauh lebih penting daripada kesucian badan.
Imam al-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menyebutkan tiga hikmah berwudlu sebelum tidur (yang maksudnya tidur dalam keadaan suci). Salah satunya adalah khawatir kalau dia meninggal pada malam tersebut. Abdul Razak mengeluarkan sebuah atsar dari Mujahid dengan sanad yang kuat, Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma berkata
“Janganlah engkau tidur kecuali dalam kondisi berwudlu (suci), karena arwah akan dibangkitkan sesuai dengan kondisi saat dia dicabut.”
Rahasia Cantik Wanita dengan Air Wudhu
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kai, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dlm perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yg baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. ALLAH tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi DIA hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-NYA bagimu supaya kamu bersyukur.”(QS. Al-Maidah: 6).
Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan tentang wudhu. Ia mengemukakan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka, yaitu sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini ia menghubungkan hikmah wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut
Ulama fiqih juga menjelaskan bahwa wudhu juga merupakan upaya untuk memelihara kebersihan. Daerah yang dibasuh dengan air wudhu seperti tangan, daerah muka, dan kaki merupakan bagian yang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing, termasuk kotoran. Oleh karena itu, daerah tersebut harus dibasuh untuk menghindari penyakit kulit yang umumnya sering menyerang permukaan kulit yang terbuka dan jarang dibersihkan seperti sela-sela jari tangan, kaki, dan belakang telinga.
Republika pada 5/03/07 yang lampau, "dokter Ahmad Syauqy Ibrahim peneliti hidung, penyakit dalam, dan penyakit jantung di London mengatakan : "Para pakar sampai kepada kesimpulan: Pencelupan anggota tubuh ke air akan mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan pada syaraf dan otot, menormalkan detak jantung, kecemasan dan insomania (susah tidur)". Nah dari laporan tersebut bisa kita tarik kesimpulan, bahwa air wudhu mampu menjaga wajah wanita tetap cantik.
Mokhtar Salem dalam bukunya “Prayers a Sport for the Body and Soul” menjelaskan bahwa wudhu dapat mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Apabila dibersihkan dengan air (terutama saat berwudhu), maka bahan kimi tersebut akan larut bersama air. Selain itu, wudhu juga dapat membuat seseorang menjadi tampak lebih muda.
Di dalam buku Mukjizat Berwudhu karya Drs. Oan Hasanuddin, R.O, Akp, MA. dijelaskan bahwa anggota badan yang dibasuh air wudhu memiliki titik akupresure dan akupunktur yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seseorang. Titik-titik tersebut merupakan bagian titik pijat dan akupunktur untuk mengobati berbagai macam penyakit.
Catatan:
Memang terdapat penelitian dan terbukti bahwa wudhu dapat membuat Anda lebih cantik, tetapi janganlah berwudhu karena hanya mengejar niat ini. Baiknya, apa-apa yang Anda lakukan selalu arahkan untuk mencapai Ridha Allah SWT
Semoga Bermanfaat....
Minggu, 13 Oktober 2013
KEADAAN NERAKA JAHAMAN !!!
Neraka Jahannam adalah tempat paling dahsyat dan mengerikan yang diciptakan secara khusus oleh Allah SWT.
Ketika itu Fatimah sedang mengasah gerinda sambil membaca ayat
“Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la:17)
Neraka Jahannam laksana penjara super raksasa bagi orang yang menganggap remeh berita tentang pengadilan akhirat.
Firman Allah SWT
“Sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi Neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah SWT).Mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT). Mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah SWT).Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”(QS. Al-A’raaf: 179)
Di alam akhirat, tempat itu kelak
disediakan bagi manusia yang durhaka kepada syariat Allah SWT,
mengingkari Rasulullah SAW, senang bermaksiat, gemar melakukan dosa, dan
orang yang bersikap sombong.
Mereka mengakui bahwa ketika di dunia
tidak mau mendengar dan tidak berpikir. Padahal, pendengaran dan
berpikir ialah landasan ilmu, dan dengan keduanya ilmu bisa didapatkan.
Para ulama terkemuka mensinyalir, letak
tempat yang menjadi lambang kehinaan dan kerugian terbesar tiada taranya
itu berada di dasar bumi yang ketujuh. Untuk mengetahui luas dan
besarnya, berikut ini keterangan dari sebuah hadis Qudsi.
Hadis Qudsi ialah hadis yang disampaikan Rasulullah SAW, namun materi atau isinya berasal langsung dari Allah SWT.
- Neraka Jahannam mempunyai 7 tingkat.
- Setiap tingkat memiliki 70.000 daerah.
- Setiap daerah meliputi 70.000 kampung.
- Setiap kampung mencakup 70.000 rumah.
- Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik.
- Setiap bilik memiliki 70.000 kotak.
- Setiap kotak meliputi 70.000 batang pokok zarqum.
- Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70.000 ekor ular.
- Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat.
- Di bawah setiap pokok zarqum juga mempunyai 70.000 rantai.
- Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat.
Juga bisa diukur dari besarnya tubuh para
penghuninya yang seketika berubah drastis. Gigi geraham penghuninya
sebesar Gunung Uhud. Jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan
3 hari.
Tempat duduknya sejauh Kota Mekkah dan
Madinah. Bahkan, seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air
matanya yang menetes dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya.
Allah SWT pun sudah menggambarkan keadaannya, sebagaimana tertuang dalam ayat-ayat Al-Quran.
Tujuh Pintu yang Berbeda
Neraka Jahannam memiliki tujuh pintu.
Tiap-tiap pintu telah ditetapkan bagi golongan yang akan memasuki dan
menghuninya. Allah SWT berfirman:
“Dan sesungguhnya Neraka Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 43-44)
Malaikat Jibril turun membawa ayat tersebut
Rasulullah SAW memintanya untuk
menjelaskan kondisi neraka. Malaikat Jibril menjawab, wahai Nabi Allah,
sesungguhnya di dalam neraka :
- Ada tujuh pintu.
- Jarak antara masing-masing pintu sejauh tujuh puluh tahun.
- Setiap pintu lebih panas dari pintu yang lain.
- Semua pintunya berdiri kokoh dan akan selalu tertutup rapat, sebelum dimasuki oleh para penghuninya.
- Pertama bernama Neraka Hawiyah bagi kaum munafik dan kafir.
- Kedua dikenal Neraka Jahim bagi kaum musyrik yang menyekutukan Allah SWT.
- Ketiga disebut Neraka Saqar untuk kaum Sabian (penyembah api).
- Keempat dinamakan Neraka Ladza bagi setan dan para pengikutnya serta penyembah api.
- Kelima bernama Neraka Huthamah bagi kaum nasrani dan Yahudi.
- Keenam disebut Neraka Sa’ir bagi kaum kafir.
Rasulullah SAW memintanya untuk menjelaskan pintu yang ketujuh. Malaikat Jibril menjawab
Pintu ini untuk umatmu yang angkuh, yang mati tanpa menyesali dosa-dosanya dan belum mau bertaubat. Namanya pintu Neraka Jahannam.
Rasulullah SAW lalu mengangkat kepalanya.
Beliau begitu sedih sampai jatuh pingsan. Ketika siuman, beliau
berkata, wahai Jibril, sesungguhnya kedatangan engkau telah menyebabkan
kesusahanku dua kali lipat.
Akankah umatku masuk neraka?
Malaikat Jibril tidak menjawab.
Rasulullah SAW kemudian mulai menangis.
Setelah kejadian itu, Rasulullah SAW
tidak mau berbicara dengan siapapun selama beberapa hari. Rupanya beliau
sangat sedih. Ketika melaksanakan shalat, beliau menangis dengan
tangisan yang sangat memilukan. Karena tangisannya ini, semua sahabat
mendadak ikut menangis.
Mereka memberanikan diri bertanya, mengapa engkau begitu berduka, ya Rasulullah?
Namun, Rasulullah SAW tidak menjawabnya, walau sepatah kata pun.
Saat itu, Ali bin Abi Thalib sedang pergi melaksanakan satu misi.
Maka, para sahabat ramai-ramai pergi menghadap Fatimah Az-Zahra, putri
kesayangan Rasulullah SAW. Mereka mendatangi rumahnya.Ketika itu Fatimah sedang mengasah gerinda sambil membaca ayat
“Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la:17)
Para sahabat pun menceritakan keadaan
ayahnya (Rasulullah SAW). Setelah mendengar semua itu, Fatimah segera
bangkit. Ia lalu mengenakan jubahnya yang memiliki dua belas tambalan
yang dijahit dengan daun pohon korma.
Seorang sahabat Rasulullah SAW bernama
Salman Al-Farisi yang hadir bersama orang-orang ini terusik hatinya
setelah melihat jubah Fatimah.
Spontan ia berkata, sungguh kasihan
Fatimah. Putri-putri kaisar dan kisra (penguasa Persia kuno) duduk di
atas singgasana emas. Sementara putri Rasulullah SAW ini tidak mempunyai
pakaian yang layak untuk dipakai.
Fatimah mendengar sendiri ucapan Salman
tersebut, namun tidak ditanggapinya dan tidak merasa tersinggung.
Fatimah terus melangkahkan kakinya.
Ketika sampai di hadapan Sang Ayah, Fatimah melihat keadaannya begitu menyedihkan. Keadaan para sahabatnya juga tidak berbeda.
Fatimah berkata, wahai Ayahanda, Salman
Al-Farisi terkejut setelah melihat jubahku yang sudah penuh dengan
robekan. Aku bersumpah, demi Tuhan yang telah memilihmu menjadi Nabi.
Sejak lima tahun lalu, kami hanya memiliki satu helai pakaian di rumah.
- Pada waktu siang, kami memberi makan unta-unta.
- Pada waktu malam, kami beristirahat.
- Anak-anak kami tidur beralaskan kulit dengan daun-daun kering pohon kurma.
Fatimah melihat wajah Sang Ayah menjadi
pucat. Pipinya terlihat cekung. Kedua matanya sembab, akibat tangisan
yang tidak terhenti. Sampai-sampai diketahui, tempat Rasulullah SAW
duduk telah menjadi basah dengan banyaknya air mata yang mengalir.
Fatimah berkata kepada Ayahnya, semoga hidupku menjadi tebusanmu, mengapa Ayahanda menangis?
Rasulullah SAW menjawab, ya Fatimah, mengapa aku tidak boleh menangis?
Sesungguhnya Malaikat Jibril telah menyampaikan kepadaku sebuah ayat yang menggambarkan kondisi neraka.
Neraka mempunyai tujuh pintu. Pintu-pintu
itu mempunyai tujuh puluh ribu celah api. Pada setiap celah, ada tujuh
puluh ribu peti mati dari api. Setiap peti berisi tujuh puluh ribu jenis
azab.
Setelah mendengar semua ini, Fatimah
berseru, sesungguhnya orang yang dimasukkan ke dalam api ini pasti
menemui ajal!. Setelah mengatakan ini, Fatimah pingsan.
Ketika sadar, Fatimah berkata, wahai yang terbaik dari segala makhluk, siapakah yang patut mendapat azab yang seperti itu?
Rasulullah SAW menjawab,
Umatku
yang mengikuti hawa nafsunya dan tidak memelihara shalat. Azab ini
tidak seberapa bila dibandingkan dengan azab-azab yang lainnya.
Begitu mengetahui hal tersebut, setiap
sahabat Rasulullah SAW selalu menangis. Mereka meratap, derita
perjalanan alam akhirat sangat jauh, sedangkan perbekalan sangat
sedikit.
Sementara sebagian sahabat lagi menangis
seraya berkata lirih, seandainya ibu kami tidak melahirkan kami, maka
kami tidak akan mendengar tentang azab ini.
Sahabat bernama Ammar bin Yasir berkata,
andaikan aku seekor burung, tentu aku tidak akan ditahan (pada hari
kiamat) untuk dihisab.
Sahabat bernama Bilal bin Rabah yang
tidak hadir pada kesempatan itu, hari berikutnya datang kepada Salman
Al-Farisi. Ia bertanya sebab-sebab duka cita itu.
Salman menjawab, celakalah engkau dan
aku. Sesungguhnya kita akan mendapat pakaian dari api, sebagai pengganti
dari pakaian katun ini. Kita akan diberi makanan dengan pohon zaqqum
(pohon beracun di neraka).
Saat itu, Bilal tak mampu lagi berkata
apapun. Ia benar-benar terdiam. Hanya air matanya yang mengalir di kedua
pipinya. Seakan-akan lidahnya kelu.
Pemandangan Neraka Jahannam
Di dalam Neraka Jahannam terdapat pemandangan-pemandangan aneh, yang belum pernah terjadi ditempat manapun.
Pertama, Sebuah gunung api bernama Shu’uda.
Allah SWT memerintahkan orang-orang kafir untuk mendakinya. Mereka
menuruti perintah Allah SWT, tanpa berani membantah-Nya. Tetapi, setiap
kali mereka meletakkan tangannya di atas gunung itu, maka tangannya
langsung meleleh. Ketika diangkat, tangannya kembali utuh seperti
semula. Mereka akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya.
Untuk menuruninya, mereka juga butuh waktu selama 70 tahun.Kedua, Lembah Al-Ghayy
di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni
neraka. Lembah ini disediakan bagi orang-orang yang meremehkan shalat
lima waktu dan mengikuti nafsu syahwatnya.
- Ketiga, Lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking. Lembah ini diperuntukkan bagi orang-orang yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa lain tanpa hak.
- Keempat, Lembah Maubiqa yang sepenuhnya berisi nanah. Allah SWT menyiapkannya untuk orang-orang yang menyembah berhala.
- Kelima, Sebuah rumah bernama Al-Falaq. Jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya.
- Keenam, Penjara Bulas, dimana orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia. Mereka diselimuti kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka.
- Pertama, Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang di leher penduduk neraka.
- Kedua, Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat, sehingga membuat seseorang tak berdaya sama sekali.
- Ketiga, As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. Sementara cambuk Neraka Jahannam terbuat dari besi-besi panas.
Seluruh tempat tersebut dijaga oleh para malaikat :
- Yang memiliki karakter keras dan kasar.
- Mereka tidak bisa diajak kompromi, apalagi disuap atau diberi uang.
- Sosok mereka tegak berdiri menjaga api yang terus menyala-nyala.
- Perawakannya besar.
- Ekspresi wajah dan suaranya amat garang.
- Mereka sangat patuh kepada Allah SWT, dan tidak mungkin membangkang-Nya.
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar lagi keras, yang tidak mendurhakai Allah SWT terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Jumlah malaikat yang ditugaskan oleh
Allah SWT untuk menjaga setiap neraka kurang lebih sebanyak sembilan
belas. Surat Al-Muddatstsir ayat 26 sampai 30 menggambarkannya demikian:
“Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar. Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan.Neraka Saqar adalah pembakar kulit manusia, di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).”
Apakah penduduk Neraka Jahannam tidak makan dan minum?
Ternyata mereka tetap membutuhkan makan dan minum. Hanya saja, Allah SWT menyediakannya dalam rupa-rupa yang menyeramkan.
- Pertama, pohon Zaqqum. Mayangnya seperti kepala setan. Tumbuh di bawah dasar neraka. Setiap orang yang memakannya, maka ususnya akan terburai.
- Kedua, pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras. Ia tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar. Ia justru menyumbat tenggorokan. Dengan kata lain, ia tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut.
- Ketiga, Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka.
- Keempat, Al-Hamim, yaitu air sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan.
- Kelima, Al-Ghassaq, yakni air sangat dingin yang berupa nanah kental. Jika setetesnya ditumpahkan di Barat bumi, niscaya penduduk sebelah Timur akan mencium baunya yang sangat busuk.
- Keenam, Ash-Shadid, yaitu air nanah bercampur darah. Ini akan membuat wajah peminumnya hangus. Sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambut mereka mengelupas. Meski begitu, para penduduk neraka tetap memakan dan meminumnya. Sebab, tidak ada pilihan makanan dan minuman lainnya. Sedang pakaian mereka berupa Qathiran atau tembaga yang dilebur api. Perhiasannya besi panas yang melengkung. Adapun tikar dan selimutnya berbentuk potongan-potongan api (Mihad dan Ghawasy). Masing-masing bentuk maupun ukurannya hanya Allah SWT yang tahu.
Manusia dan batu berhala yang dahulu
disembah orang-orang musyrik menjadi bahan bakar Neraka Jahannam. Satu
waktu Rasulullah SAW pernah ditanya oleh seseorang mengenai kadar hawa
dan suhu panasnya.
Rasulullah SAW menjawab,
Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan Bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api Neraka Jahannam.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda,
“Api Neraka Jahannam telah dinyalakan seribu tahun hingga menjadi merah. Kemudian dibakar lagi selama seribu tahun hingga menjadi putih.Kemudian dibakar lagi selama seribu tahun hingga menjadi legam, seperti malam yang gelap gulita.” (HR Tirmidzi)
Sahabat Umar bin Khaththab mengatakan,
Seandainya Neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi sebelah Timur, dan ada seseorang di belahan bumi bagian Barat, pasti otaknya akan meleleh karena tidak mampu menahan panasnya.Di antara penyebab hawa dan panas Neraka Jahannam sedemikian memuncak karena tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia; air, angin dan naungan untuk berteduh.
- Air di Neraka Jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak).
- Anginnya berupa samum (angin yang rasanya amat panas).
- Sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang juga membawa panas).
Di Neraka Jahannam terdapat pula sumur dan jurang. Kedalamannya sebagaimana digambarkan Rasulullah SAW. Seorang sahabat bernama Abu Hurairah bercerita, pada suatu hari kami bersama Rasulullah SAW. Lantas kami mendengar suara benda jatuh.Rasulullah SAW bertanya, tahukah kalian, suara apakah itu ?Kami menjawab, Allah SWT dan Rasul-Nya lebih mengetahui.Rasulullah SAW bersabda,
Wallahu a’lam bis showab.“Itu adalah suara batu yang dikirim dari Neraka Jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Sekarang baru sampai ke dasar neraka.”
Sabtu, 05 Oktober 2013
10 Malaikat Paling Terkenal di Dunia
Malaikat sering digambarkan sebagai mahluk supranatural atau roh
berwujud manusia bersayap, muncul di berbagai agama dan mitologi.
Malaikat-malaikat yang dikenal dunia-pun sangat banyak dimulai dari
malaikat biasa (angel) hingga malaikat terpenting (archangel). Berikut
10 malaikat paling terkenal di dunia.
Anda mungkin sudah tahu bahwa kata "el" pada malaikat melambangkan Tuhan. Tetapi tahukah Anda kalau ada versi lebih feminim yang dikenal dengan Archeia? Contohnya adalah malaikat Michael dapat disebut dengan Mikaela, Uriel dengan Aurora dan seterusnya.
10. Sandalphon - "Ia yang Mengenakan Sandal"
Mungkin Anda akan merasa arti nama dari Sandalphon cukup unik, hal ini karena tidak ada arti jelas mengenai apa makna sebenarnya dari nama Sandalphon. Ada yang mengatakan namanya melambangkan "hubungan", "kebersamaan", "saudara". Tapi kemudian muncul kesimpulan lain juga dari kata Yunani, "Ia yang Mengenakan Sandal" dari namanya. Namanya yang melambangkan "hubungan" atau "saudara" mungkin menyebutkan hubungan dengan saudaranya, yaitu Metatron (Salah satu malaikat utama atau archangel). Tugas Sandalphon adalah membawa Doa manusia ke Tuhan, oleh karena itu ia digambarkan sebagai malaikat yang sangat tinggi, dari bumi ke Surga.
Hanya ada 2 archangel yang namanya tidak berakhir dengan "el", yaitu Sandalphon dan saudara kembarnya Metatron yang juga adalah malaikat utama (archangel). Kedua saudara kembar ini diketahui merupakan satu-satunya Archangel yang pada awalnya adalah manusia. Dimana Sandalphon adalah Elijah (peramal pada zaman Israel) dan Metatron adalah Enoch (keturunan Adam, kakek buyut Noah, orang yang bijak). Karena perbuatannya di Dunia, Tuhan memperbolehkan mereka untuk melanjutkan pekerjaan mereka di Surga. Pada saat dirinya pergi ke Surga, ia dibawa oleh kereta berapi dengan 2 kuda api yang disertai angin kencang.
9. Raziel - "Rahasia Tuhan"
Seperti namanya, Raziel merupakan malaikat yang melambangkan misteri dan kerahasiaan. Ada sebuah legenda yang mengatakan bahwa Raziel pernah mengarang sebuah buku yang berisikan pengetahuan Surgawi dan Duniawi. Saat Raziel mencoba memberikan bukunya ini ke Adam, ada malaikat lain yang iri dan mencuri bukunya, kemudian membuangnya ke lautan.
Uniknya, buku ini kemudian ditemukan oleh Rahab (wanita Yerikho yang membantu Israel menguasi kota-kota), kemudian diturunkan ke Enoch (keturunan Adam, kakek buyut Noah), menjadi kepemilikan Noah (yang belajar bagaimana membuat bahtera), dan berakhir di Solomon (memperbolehkannya menguasai para iblis). Jika dilihat dari struktur pewarisan buku Raziel, semuanya adalah orang-orang besar yang terkenal. Ada yang mengatakan bahwa Raziel sampai sekarang masih berdiri di gunung Horeb (Gunung di mana 10 Firman Tuhan diberikan) memegang semua rahasia yang belum diketahui umat manusia.
8. Zadkiel/Tzadkiel (Amethystia) - "Kebenaran Tuhan"
Merupakan malaikat utama (archangel) yang melambangkan kebebasan, kebajikan, pengampunan dan Malaikat Pelindung bagi para Pengampun. Sama seperti Kamael (nomor 7), ia memiliki banyak nama, yaitu Sachiel, Zedekiel, Zadakiel, Tzadkiel, Zedekul dan Hesediel. Ia dipercaya dunia sebagai Malaikat Pengampunan. Salah satu peran yang paling terlihat dari Zadkiel adalah saat ia menahan tangan Abraham, waktu Abraham ingin mengorbankan anaknya, Isaac. Mungkin karena inilah ia sering digambarkan bersamaan dengan pisau.
Zadkiel merupakan malaikat yang berada di bawah kepemimpinan Michael sebagai kepala dari malaikat utama saat memasuki perperangan dan sering dikaitkan dengan warna ungu.
7. Khamael/Chamuel/Camael (Seraphina) - "Ia yang mencari Tuhan"
Ada 2 penyebab mengapa malaikat ini merupakan salah satu malaikat paling terkenal di dunia. Hal ini disebabkan karena namanya yang sering di salahartikan dengan "Samael" (nomor 6) dan alasan keduanya adalah karena ia memiliki banyak nama seperti Chamuel, Camael, Jahoel, Seraphiel atau Shemue. Ia merupakan archangel atau malaikat utama yang melambangkan cinta sejati, karir, kedamaian dan tujuan hidup, tapi karena namanya sering disamakan dengan Samael, ia lebih sering diartikan sebagai Malaikat Kematian padahal itu salah.
Sayangnya, namanya tidak dikenal oleh Gereja Katholik karena keputusan Vatican yang melarang nama -nama penyebutan nama malaikat yang tidak muncul di Alkitab. Walaupun begitu, nama Camael masih dikenal di dunia dan ia dipercaya sebagai kekuatan yang mengusir Adam dari Taman Eden.
6. Samael - "Raja dari Yang Jahat"
Menurut mitologi yang tersebar di Palestina Kuno, Samael adalah malaikat yang digambarkan sebagai sosok yang jahat namun juga baik. Hal ini karena ia merupakan malaikat yang bekerja di bawah Tuhan namun memiliki peran sebagai Malaikat Kematian. Salah satu penyebab mengapa namanya masuk ke dalam daftar paling terkenal ini adalah karena ia dipercaya merupakan nama lain dari Lucifer, namun ada kepercayaan lain bahwa ia merupakan wujud yang berbeda dari Lucifer. Ia dipercaya sebagai penguasa Surga tingkat ke-5 dan tinggal di Surga tingkat ke-7.
Ada kisah menarik di Palestina Kuno yang mengatakan bahwa Adam memiliki istri lain bernama Lilith, karena pertengkarannya dengan Adam, ia diusir dari taman Eden. Lilith kemudian menjadi istri Samael dan melahirkan pasukan-pasukan Iblis.
5. Uriel (Aurora) - "Tuhan adalah Cahayaku"
Merupakan malaikat yang dikenal sebagai Penjaga Matahari, Penguasa atas Hades, dan perannya yang paling dikenal adalah Malaikat Penyelamat. Menyerupai Michael, ia digambarkan sebagai malaikat yang memegang pedang berapi, hanya saja digambarkan bersamaan dengan Eden. Hal ini karena Uriel dipercaya merupakan roh yang berdiri di gerbang taman Eden dengan pedang apinya.
Menurut kepercayaan, beberapa peran Uriel adalah saat ia mengabarkan Noah mengenai Air Bah yang akan datang, membawa pengetahuan akan kimia (alkimiat) ke dunia, dan memberikan Kabbalah (tradisi mistis Ibrani) ke umat manusia.
4. Raphael (Mareia) - "Tuhan Sembuhkan"
Raphael merupakan malaikat paling menawan dan oleh karena itu ia sering sekali terlihat dalam gambar-gambar aliran Barat. Ia merupakan archangel atau malaikat utama yang bertugas untuk memperbaiki Bumi, memberikan petunjuk bagi pengelana, pelindung kaum muda. Dalam literatur ia disebut-sebut sebagai malaikat yang pernah makan bersama degan Adam dan Eve di Eden.
Di agama Islam, Raphael memiliki nama "Israfil"/"Israfel" yang dipercaya bertanggung jawab untuk memberitahukan mengenai kabar hari Kiamat dengan meniupkan sebuah trompet, yang dimana akan ditiupkan sebanyak 3 kali. Pertama memberikan sinyal akhir dari hari terakhir, kedua merupakan sinyal kematian bagi semua mahluk hidup termasuk malaikat, iblis dan manusia. Tiupan ketiga adalah pada saat semua jiwa berkumpul untuk Hari Penghakiman. Sampai sekarang Raphael masih menahan napasnya untuk meniup trompet tersebut sampai saat dimana Tuhan memerintahkannya.
3. Gabriel (Annunciata) - "Tuhan adalah Kekuatanku"
Dalam legenda Yahudi, Gabriel dikatakan merupakan malaikat yang membelah Laut Merah agar kaum Ibrani dapat kabur dari pasukan Firaun. Dalam Islam, ia dipercaya sebagai malaikat yang mengantar qur'an ke Muhammad. Sering digambarkan sebagai sosok manusia dengan rambut panjang dan sayap yang penuh warna serta memegang tongkat atau bunga lily. Gabriel merupakan satu-satunya malaikat yang sering digambarkan dalam bentuk wanita di seni dan literatur.
Ia merupakan salah satu dari 3 malaikat yang dipercaya oleh Tuhan untuk mengatur ketertiban dan hal-hal lainnya di kalangan para Alam Malaikat. 2 malaikat lainnya adalah Lucifer dan Michael. Ia merupakan malaikat yang telah membawa banyak jiwa untuk bertemu dengan Tuhan, karena itu merupakan bagian dari tugasnya.
2. Lucifer - "Pembawa Cahaya"
Beberapa dari Anda mungkin bingung mengapa nama Lucifer dimasukkan ke dalam daftar malaikat. Hal ini disebabkan karena Lucifer pada awalnya merupakan salah satu malaikat paling utama, bahkan paling dekat dengan Tuhan. Tuhan membentuk Lucifer sedemikian rupa hingga ia dikatakan paling indah di antara malaikat lainnya. Sayangnya hal ini justru membuat Lucifer terlalu bangga (pride) akan dirinya dan ingin menguasai semuanya dengan membuat malaikat lainnya berbuat dosa. Pada akhirnya ia dan 1/3 malaikat Surga lainnya dikalahkan oleh Archangel Michael. Walaupun ia adalah fallen angel, tetapi namanya masih sangat sering terdengar di berbagai belahan dunia.
Banyak yang mengatakan bahwa begitu ia diusir dari Surga, namanya diubah menjadi Satan. Pada saat ia masih di Surga, ia memegang dosa kebanggaan (pride) dari 7 dosa mematikan (7 deadly sins), begitu ia diusir dan mengganti namanya menjadi Satan, ia sangat marah dan memegang dosa lainnya yaitu kemarahan (wrath). Nama Lucifer sendiri memiliki arti "Pembawa Cahaya."
1. Michael (Mikaela) - "Menyerupai Tuhan"
Seberapa sering Anda mendengar nama Michael? nama Michael adalah nama dari malaikat paling dikenal di dunia. Ia merupakan archangels atau malaikat utama yang disebut-sebut sebagai malaikat yang mengusir Lucifer dan 1/3 malaikat lainnya dari Surga, saat Lucifer memulai dosanya. Disebut juga sebagai malaikat paling pertama yang diciptakan, walaupun sebenarnya itu tidak benar (Lihat di paling bawah). Salah satu penyebab mengapa namanya sangat dikenal adalah karena ia muncul di 3 agama, yaitu Kristen, Islam dan Katholik.
Ia dipercaya oleh Tuhan dengan kekuatan pelindung, keberanian, kekuatan, kejujuran dan integritas. Ia juga sering digambarkan sebagai malaikat yang membawa pedang berapi untuk melawan mahluk-mahuk jahat termasuk Satan. Dalam Ibrani, Michael memiliki arti "menyerupai Tuhan" dan dipercaya sebagai malaikat yang mengajarkan Adam mengenai kekeluargaan dan bertani.
Anda mungkin sudah tahu bahwa kata "el" pada malaikat melambangkan Tuhan. Tetapi tahukah Anda kalau ada versi lebih feminim yang dikenal dengan Archeia? Contohnya adalah malaikat Michael dapat disebut dengan Mikaela, Uriel dengan Aurora dan seterusnya.
10. Sandalphon - "Ia yang Mengenakan Sandal"
Mungkin Anda akan merasa arti nama dari Sandalphon cukup unik, hal ini karena tidak ada arti jelas mengenai apa makna sebenarnya dari nama Sandalphon. Ada yang mengatakan namanya melambangkan "hubungan", "kebersamaan", "saudara". Tapi kemudian muncul kesimpulan lain juga dari kata Yunani, "Ia yang Mengenakan Sandal" dari namanya. Namanya yang melambangkan "hubungan" atau "saudara" mungkin menyebutkan hubungan dengan saudaranya, yaitu Metatron (Salah satu malaikat utama atau archangel). Tugas Sandalphon adalah membawa Doa manusia ke Tuhan, oleh karena itu ia digambarkan sebagai malaikat yang sangat tinggi, dari bumi ke Surga.
Hanya ada 2 archangel yang namanya tidak berakhir dengan "el", yaitu Sandalphon dan saudara kembarnya Metatron yang juga adalah malaikat utama (archangel). Kedua saudara kembar ini diketahui merupakan satu-satunya Archangel yang pada awalnya adalah manusia. Dimana Sandalphon adalah Elijah (peramal pada zaman Israel) dan Metatron adalah Enoch (keturunan Adam, kakek buyut Noah, orang yang bijak). Karena perbuatannya di Dunia, Tuhan memperbolehkan mereka untuk melanjutkan pekerjaan mereka di Surga. Pada saat dirinya pergi ke Surga, ia dibawa oleh kereta berapi dengan 2 kuda api yang disertai angin kencang.
9. Raziel - "Rahasia Tuhan"
Seperti namanya, Raziel merupakan malaikat yang melambangkan misteri dan kerahasiaan. Ada sebuah legenda yang mengatakan bahwa Raziel pernah mengarang sebuah buku yang berisikan pengetahuan Surgawi dan Duniawi. Saat Raziel mencoba memberikan bukunya ini ke Adam, ada malaikat lain yang iri dan mencuri bukunya, kemudian membuangnya ke lautan.
Uniknya, buku ini kemudian ditemukan oleh Rahab (wanita Yerikho yang membantu Israel menguasi kota-kota), kemudian diturunkan ke Enoch (keturunan Adam, kakek buyut Noah), menjadi kepemilikan Noah (yang belajar bagaimana membuat bahtera), dan berakhir di Solomon (memperbolehkannya menguasai para iblis). Jika dilihat dari struktur pewarisan buku Raziel, semuanya adalah orang-orang besar yang terkenal. Ada yang mengatakan bahwa Raziel sampai sekarang masih berdiri di gunung Horeb (Gunung di mana 10 Firman Tuhan diberikan) memegang semua rahasia yang belum diketahui umat manusia.
8. Zadkiel/Tzadkiel (Amethystia) - "Kebenaran Tuhan"
Merupakan malaikat utama (archangel) yang melambangkan kebebasan, kebajikan, pengampunan dan Malaikat Pelindung bagi para Pengampun. Sama seperti Kamael (nomor 7), ia memiliki banyak nama, yaitu Sachiel, Zedekiel, Zadakiel, Tzadkiel, Zedekul dan Hesediel. Ia dipercaya dunia sebagai Malaikat Pengampunan. Salah satu peran yang paling terlihat dari Zadkiel adalah saat ia menahan tangan Abraham, waktu Abraham ingin mengorbankan anaknya, Isaac. Mungkin karena inilah ia sering digambarkan bersamaan dengan pisau.
Zadkiel merupakan malaikat yang berada di bawah kepemimpinan Michael sebagai kepala dari malaikat utama saat memasuki perperangan dan sering dikaitkan dengan warna ungu.
7. Khamael/Chamuel/Camael (Seraphina) - "Ia yang mencari Tuhan"
Ada 2 penyebab mengapa malaikat ini merupakan salah satu malaikat paling terkenal di dunia. Hal ini disebabkan karena namanya yang sering di salahartikan dengan "Samael" (nomor 6) dan alasan keduanya adalah karena ia memiliki banyak nama seperti Chamuel, Camael, Jahoel, Seraphiel atau Shemue. Ia merupakan archangel atau malaikat utama yang melambangkan cinta sejati, karir, kedamaian dan tujuan hidup, tapi karena namanya sering disamakan dengan Samael, ia lebih sering diartikan sebagai Malaikat Kematian padahal itu salah.
Sayangnya, namanya tidak dikenal oleh Gereja Katholik karena keputusan Vatican yang melarang nama -nama penyebutan nama malaikat yang tidak muncul di Alkitab. Walaupun begitu, nama Camael masih dikenal di dunia dan ia dipercaya sebagai kekuatan yang mengusir Adam dari Taman Eden.
6. Samael - "Raja dari Yang Jahat"
Menurut mitologi yang tersebar di Palestina Kuno, Samael adalah malaikat yang digambarkan sebagai sosok yang jahat namun juga baik. Hal ini karena ia merupakan malaikat yang bekerja di bawah Tuhan namun memiliki peran sebagai Malaikat Kematian. Salah satu penyebab mengapa namanya masuk ke dalam daftar paling terkenal ini adalah karena ia dipercaya merupakan nama lain dari Lucifer, namun ada kepercayaan lain bahwa ia merupakan wujud yang berbeda dari Lucifer. Ia dipercaya sebagai penguasa Surga tingkat ke-5 dan tinggal di Surga tingkat ke-7.
Ada kisah menarik di Palestina Kuno yang mengatakan bahwa Adam memiliki istri lain bernama Lilith, karena pertengkarannya dengan Adam, ia diusir dari taman Eden. Lilith kemudian menjadi istri Samael dan melahirkan pasukan-pasukan Iblis.
5. Uriel (Aurora) - "Tuhan adalah Cahayaku"
Merupakan malaikat yang dikenal sebagai Penjaga Matahari, Penguasa atas Hades, dan perannya yang paling dikenal adalah Malaikat Penyelamat. Menyerupai Michael, ia digambarkan sebagai malaikat yang memegang pedang berapi, hanya saja digambarkan bersamaan dengan Eden. Hal ini karena Uriel dipercaya merupakan roh yang berdiri di gerbang taman Eden dengan pedang apinya.
Menurut kepercayaan, beberapa peran Uriel adalah saat ia mengabarkan Noah mengenai Air Bah yang akan datang, membawa pengetahuan akan kimia (alkimiat) ke dunia, dan memberikan Kabbalah (tradisi mistis Ibrani) ke umat manusia.
4. Raphael (Mareia) - "Tuhan Sembuhkan"
Raphael merupakan malaikat paling menawan dan oleh karena itu ia sering sekali terlihat dalam gambar-gambar aliran Barat. Ia merupakan archangel atau malaikat utama yang bertugas untuk memperbaiki Bumi, memberikan petunjuk bagi pengelana, pelindung kaum muda. Dalam literatur ia disebut-sebut sebagai malaikat yang pernah makan bersama degan Adam dan Eve di Eden.
Di agama Islam, Raphael memiliki nama "Israfil"/"Israfel" yang dipercaya bertanggung jawab untuk memberitahukan mengenai kabar hari Kiamat dengan meniupkan sebuah trompet, yang dimana akan ditiupkan sebanyak 3 kali. Pertama memberikan sinyal akhir dari hari terakhir, kedua merupakan sinyal kematian bagi semua mahluk hidup termasuk malaikat, iblis dan manusia. Tiupan ketiga adalah pada saat semua jiwa berkumpul untuk Hari Penghakiman. Sampai sekarang Raphael masih menahan napasnya untuk meniup trompet tersebut sampai saat dimana Tuhan memerintahkannya.
3. Gabriel (Annunciata) - "Tuhan adalah Kekuatanku"
Dalam legenda Yahudi, Gabriel dikatakan merupakan malaikat yang membelah Laut Merah agar kaum Ibrani dapat kabur dari pasukan Firaun. Dalam Islam, ia dipercaya sebagai malaikat yang mengantar qur'an ke Muhammad. Sering digambarkan sebagai sosok manusia dengan rambut panjang dan sayap yang penuh warna serta memegang tongkat atau bunga lily. Gabriel merupakan satu-satunya malaikat yang sering digambarkan dalam bentuk wanita di seni dan literatur.
Ia merupakan salah satu dari 3 malaikat yang dipercaya oleh Tuhan untuk mengatur ketertiban dan hal-hal lainnya di kalangan para Alam Malaikat. 2 malaikat lainnya adalah Lucifer dan Michael. Ia merupakan malaikat yang telah membawa banyak jiwa untuk bertemu dengan Tuhan, karena itu merupakan bagian dari tugasnya.
2. Lucifer - "Pembawa Cahaya"
Beberapa dari Anda mungkin bingung mengapa nama Lucifer dimasukkan ke dalam daftar malaikat. Hal ini disebabkan karena Lucifer pada awalnya merupakan salah satu malaikat paling utama, bahkan paling dekat dengan Tuhan. Tuhan membentuk Lucifer sedemikian rupa hingga ia dikatakan paling indah di antara malaikat lainnya. Sayangnya hal ini justru membuat Lucifer terlalu bangga (pride) akan dirinya dan ingin menguasai semuanya dengan membuat malaikat lainnya berbuat dosa. Pada akhirnya ia dan 1/3 malaikat Surga lainnya dikalahkan oleh Archangel Michael. Walaupun ia adalah fallen angel, tetapi namanya masih sangat sering terdengar di berbagai belahan dunia.
Banyak yang mengatakan bahwa begitu ia diusir dari Surga, namanya diubah menjadi Satan. Pada saat ia masih di Surga, ia memegang dosa kebanggaan (pride) dari 7 dosa mematikan (7 deadly sins), begitu ia diusir dan mengganti namanya menjadi Satan, ia sangat marah dan memegang dosa lainnya yaitu kemarahan (wrath). Nama Lucifer sendiri memiliki arti "Pembawa Cahaya."
1. Michael (Mikaela) - "Menyerupai Tuhan"
Seberapa sering Anda mendengar nama Michael? nama Michael adalah nama dari malaikat paling dikenal di dunia. Ia merupakan archangels atau malaikat utama yang disebut-sebut sebagai malaikat yang mengusir Lucifer dan 1/3 malaikat lainnya dari Surga, saat Lucifer memulai dosanya. Disebut juga sebagai malaikat paling pertama yang diciptakan, walaupun sebenarnya itu tidak benar (Lihat di paling bawah). Salah satu penyebab mengapa namanya sangat dikenal adalah karena ia muncul di 3 agama, yaitu Kristen, Islam dan Katholik.
Ia dipercaya oleh Tuhan dengan kekuatan pelindung, keberanian, kekuatan, kejujuran dan integritas. Ia juga sering digambarkan sebagai malaikat yang membawa pedang berapi untuk melawan mahluk-mahuk jahat termasuk Satan. Dalam Ibrani, Michael memiliki arti "menyerupai Tuhan" dan dipercaya sebagai malaikat yang mengajarkan Adam mengenai kekeluargaan dan bertani.
Jumat, 13 September 2013
Mitos Orang Sunda Yang Melarang Menikahi Orang Jawa
Mitos Orang Sunda Yang Melarang Menikahi Orang Jawa
- Pernahkah anda mendengar bahwa orang Sunda dilarang menikah dengan
orang Jawa atau sebaliknya? Ternyata hal itu hingga ini masih dipercaya
dan dipegan teguh oleh.Tidak bahagia, melarat, tidak langgeng dan hal
yang tidak baik bakal menimpa orang yang melanggar mitos tersebut.
Mitos tersebut hingga kini masih dipercaya ada. Ada yang memberikan contoh kebenaran mitos ini namun banyak juga contoh sukses perkawinan orang jawa dengan orang sunda. Lalu apa sebabnya?
Mengapa wong jowo dilarang menikah dengan urang Sunda? Tidak ada literatur yang menuliskan tentang asal muasal mitos larang perkawinan itu. Namun mitos itu diduga akibat dari tragedi perang Bubat. Peristiwa Perang Bubat diawali dari niat Prabu Hayam Wuruk yang ingin memperistri putri Dyah Pitaloka Citraresmi dari Negeri Sunda. Konon ketertarikan Hayam Wuruk terhadap putri tersebut karena beredarnya lukisan sang putri di Majapahit, yang dilukis secara diam-diam oleh seorang seniman pada masa itu, bernama Sungging Prabangkara. Hayam Wuruk memang berniat memperistri Dyah Pitaloka dengan didorong alasan politik, yaitu untuk mengikat persekutuan dengan Negeri Sunda. Atas restu dari keluarga kerajaan.
Majapahit, Hayam Wuruk mengirimkan surat kehormatan kepada Maharaja Linggabuana untuk melamar Dyah Pitaloka. Upacara pernikahan rencananya akan dilangsungkan di Majapahit. Maharaja Linggabuana lalu berangkat bersama rombongan Sunda ke Majapahit dan diterima serta ditempatkan di Pesanggrahan Bubat. Raja Sunda datang ke Bubat beserta permaisuri dan putri Dyah Pitaloka dengan diiringi sedikit prajurit.
Menurut Kidung Sundayana, timbul niat Mahapatih Gajah Mada untuk menguasai Kerajaan Sunda. Gajah Mada ingin memenuhi Sumpah Palapa yang dibuatnya pada masa sebelum Hayam Wuruk naik tahta, sebab dari berbagai kerajaan di Nusantara yang sudah ditaklukkan Majapahit, hanya kerajaan Sunda lah yang belum dikuasai. Versi lain menyebut bahwa Raja Hayam Wuruk ternyata sejak kecil sudah dijodohkan dengan adik sepupunya Putri Sekartaji atau Hindu Dewi.
Sehingga Hayam Wuruk harus menikahi Hindu Dewi sedangkan Dyah Pitaloka hanya dianggap tanda takluk. Pihak Pajajaran tidak terima bila kedatangannya ke Majapahit hanya menyerahkan Dyah Pitaloka sebagai taklukan. Kemudian terjadi insiden perselisihan antara utusan Linggabuana dengan Gajah Mada.
Perselisihan ini diakhiri dengan ditentangnya Gajah Mada oleh utusan Negeri Sunda yang terkejut bahwa kedatangan mereka hanya untuk memberikan tanda takluk dan mengakui superioritas Majapahit, bukan karena undangan sebelumnya. Namun Gajah Mada tetap dalam posisi semula.
Belum lagi Hayam Wuruk memberikan putusannya, Gajah Mada sudah mengerahkan pasukan Bhayangkara ke Pesanggrahan Bubat dan mengancam Linggabuana untuk mengakui superioritas Majapahit. Terjadilah peperangan yang tidak seimbang antara Gajah Mada dengan pasukannya yang berjumlah besar, melawan Linggabuana dengan pasukan pengawal kerajaan (Balamati) yang berjumlah kecil serta para pejabat dan menteri kerajaan yang ikut dalam kunjungan itu.
Peristiwa itu berakhir dengan gugurnya Raja Linggabuana, para menteri, pejabat kerajaan beserta segenap keluarga kerajaan Sunda di Pesanggrahan Bubat. Tradisi menyebutkan sang Putri Dyah Pitaloka dengan hati berduka melakukan bela pati atau bunuh diri untuk membela kehormatan bangsa dan negaranya. Menurut tata perilaku dan nilai-nilai kasta ksatria, tindakan bunuh diri ritual dilakukan oleh para perempuan kasta tersebut jika kaum laki-lakinya telah gugur.
Perbuatan itu diharapkan dapat membela harga diri sekaligus untuk melindungi kesucian mereka, yaitu menghadapi kemungkinan dipermalukan karena pemerkosaan, penganiayaan, atau perbudakan. Hayam Wuruk pun kemudian meratapi kematian Dyah Pitaloka. Akibat peristiwa Bubat ini, bahwa hubungan Hayam Wuruk dengan Gajah Mada menjadi renggang.
Gajah Mada sendiri menghadapi tentangan, kecurigaan, dan kecaman dari pihak pejabat dan bangsawan Majapahit, karena tindakannya dianggap ceroboh dan gegabah. Tragedi perang Bubat juga merusak hubungan kenegaraan antar Majapahit dan Pajajaran atau Sunda dan terus berlangsung hingga bertahun-tahun kemudian.
Hubungan Sunda-Majapahit tidak pernah pulih seperti sedia kala. Pangeran Niskalawastu Kancana, adik Putri Dyah Pitaloka yang tetap tinggal di istana Kawali dan tidak ikut ke Majapahit mengiringi keluarganya karena saat itu masih terlalu kecil dan menjadi satu-satunya keturunan Raja yang masih hidup dan kemudian akan naik takhta menjadi Prabu Niskalawastu Kancana.
Kebijakan Prabu Niskalawastu Kancana antara lain memutuskan hubungan diplomatik dengan Majapahit dan menerapkan isolasi terbatas dalam hubungan kenegaraan antar kedua kerajaan. Akibat peristiwa ini pula, di kalangan kerabat Negeri Sunda diberlakukan peraturan larangan estri ti luaran (beristri dari luar), yang isinya diantaranya tidak boleh menikah dari luar lingkungan kerabat Sunda, atau sebagian lagi mengatakan tidak boleh menikah dengan pihak Majapahit.
Peraturan ini kemudian ditafsirkan lebih luas sebagai larangan bagi orang Sunda untuk menikahi orang Jawa. Raja Lingga Buana dijuluki 'Prabu Wangi' (bahasa Sunda: raja yang harum namanya) karena kepahlawanannya membela harga diri negaranya. Keturunannya, raja-raja Sunda kemudian dijuluki Siliwangi yang berasal dari kata Silih Wangi yang berarti pengganti, pewaris atau penerus Prabu Wangi.
Beberapa reaksi tersebut mencerminkan kekecewaan dan kemarahan masyarakat Sunda kepada Majapahit, sebuah sentimen yang kemudian berkembang menjadi semacam rasa persaingan dan permusuhan antara suku Sunda dan Jawa yang dalam beberapa hal masih tersisa hingga kini. Antara lain, tidak seperti kota-kota lain di Indonesia, di kota Bandung, ibu kota Jawa Barat sekaligus pusat budaya Sunda, tidak ditemukan jalan bernama 'Gajah Mada' atau 'Majapahit'.
Meskipun Gajah Mada dianggap sebagai tokoh pahlawan nasional Indonesia, kebanyakan rakyat Sunda menganggapnya tidak pantas akibat tindakannya yang dianggap tidak terpuji dalam tragedi ini.
Mitos tersebut hingga kini masih dipercaya ada. Ada yang memberikan contoh kebenaran mitos ini namun banyak juga contoh sukses perkawinan orang jawa dengan orang sunda. Lalu apa sebabnya?
Mengapa wong jowo dilarang menikah dengan urang Sunda? Tidak ada literatur yang menuliskan tentang asal muasal mitos larang perkawinan itu. Namun mitos itu diduga akibat dari tragedi perang Bubat. Peristiwa Perang Bubat diawali dari niat Prabu Hayam Wuruk yang ingin memperistri putri Dyah Pitaloka Citraresmi dari Negeri Sunda. Konon ketertarikan Hayam Wuruk terhadap putri tersebut karena beredarnya lukisan sang putri di Majapahit, yang dilukis secara diam-diam oleh seorang seniman pada masa itu, bernama Sungging Prabangkara. Hayam Wuruk memang berniat memperistri Dyah Pitaloka dengan didorong alasan politik, yaitu untuk mengikat persekutuan dengan Negeri Sunda. Atas restu dari keluarga kerajaan.
Majapahit, Hayam Wuruk mengirimkan surat kehormatan kepada Maharaja Linggabuana untuk melamar Dyah Pitaloka. Upacara pernikahan rencananya akan dilangsungkan di Majapahit. Maharaja Linggabuana lalu berangkat bersama rombongan Sunda ke Majapahit dan diterima serta ditempatkan di Pesanggrahan Bubat. Raja Sunda datang ke Bubat beserta permaisuri dan putri Dyah Pitaloka dengan diiringi sedikit prajurit.
Menurut Kidung Sundayana, timbul niat Mahapatih Gajah Mada untuk menguasai Kerajaan Sunda. Gajah Mada ingin memenuhi Sumpah Palapa yang dibuatnya pada masa sebelum Hayam Wuruk naik tahta, sebab dari berbagai kerajaan di Nusantara yang sudah ditaklukkan Majapahit, hanya kerajaan Sunda lah yang belum dikuasai. Versi lain menyebut bahwa Raja Hayam Wuruk ternyata sejak kecil sudah dijodohkan dengan adik sepupunya Putri Sekartaji atau Hindu Dewi.
Sehingga Hayam Wuruk harus menikahi Hindu Dewi sedangkan Dyah Pitaloka hanya dianggap tanda takluk. Pihak Pajajaran tidak terima bila kedatangannya ke Majapahit hanya menyerahkan Dyah Pitaloka sebagai taklukan. Kemudian terjadi insiden perselisihan antara utusan Linggabuana dengan Gajah Mada.
Perselisihan ini diakhiri dengan ditentangnya Gajah Mada oleh utusan Negeri Sunda yang terkejut bahwa kedatangan mereka hanya untuk memberikan tanda takluk dan mengakui superioritas Majapahit, bukan karena undangan sebelumnya. Namun Gajah Mada tetap dalam posisi semula.
Belum lagi Hayam Wuruk memberikan putusannya, Gajah Mada sudah mengerahkan pasukan Bhayangkara ke Pesanggrahan Bubat dan mengancam Linggabuana untuk mengakui superioritas Majapahit. Terjadilah peperangan yang tidak seimbang antara Gajah Mada dengan pasukannya yang berjumlah besar, melawan Linggabuana dengan pasukan pengawal kerajaan (Balamati) yang berjumlah kecil serta para pejabat dan menteri kerajaan yang ikut dalam kunjungan itu.
Peristiwa itu berakhir dengan gugurnya Raja Linggabuana, para menteri, pejabat kerajaan beserta segenap keluarga kerajaan Sunda di Pesanggrahan Bubat. Tradisi menyebutkan sang Putri Dyah Pitaloka dengan hati berduka melakukan bela pati atau bunuh diri untuk membela kehormatan bangsa dan negaranya. Menurut tata perilaku dan nilai-nilai kasta ksatria, tindakan bunuh diri ritual dilakukan oleh para perempuan kasta tersebut jika kaum laki-lakinya telah gugur.
Perbuatan itu diharapkan dapat membela harga diri sekaligus untuk melindungi kesucian mereka, yaitu menghadapi kemungkinan dipermalukan karena pemerkosaan, penganiayaan, atau perbudakan. Hayam Wuruk pun kemudian meratapi kematian Dyah Pitaloka. Akibat peristiwa Bubat ini, bahwa hubungan Hayam Wuruk dengan Gajah Mada menjadi renggang.
Gajah Mada sendiri menghadapi tentangan, kecurigaan, dan kecaman dari pihak pejabat dan bangsawan Majapahit, karena tindakannya dianggap ceroboh dan gegabah. Tragedi perang Bubat juga merusak hubungan kenegaraan antar Majapahit dan Pajajaran atau Sunda dan terus berlangsung hingga bertahun-tahun kemudian.
Hubungan Sunda-Majapahit tidak pernah pulih seperti sedia kala. Pangeran Niskalawastu Kancana, adik Putri Dyah Pitaloka yang tetap tinggal di istana Kawali dan tidak ikut ke Majapahit mengiringi keluarganya karena saat itu masih terlalu kecil dan menjadi satu-satunya keturunan Raja yang masih hidup dan kemudian akan naik takhta menjadi Prabu Niskalawastu Kancana.
Kebijakan Prabu Niskalawastu Kancana antara lain memutuskan hubungan diplomatik dengan Majapahit dan menerapkan isolasi terbatas dalam hubungan kenegaraan antar kedua kerajaan. Akibat peristiwa ini pula, di kalangan kerabat Negeri Sunda diberlakukan peraturan larangan estri ti luaran (beristri dari luar), yang isinya diantaranya tidak boleh menikah dari luar lingkungan kerabat Sunda, atau sebagian lagi mengatakan tidak boleh menikah dengan pihak Majapahit.
Peraturan ini kemudian ditafsirkan lebih luas sebagai larangan bagi orang Sunda untuk menikahi orang Jawa. Raja Lingga Buana dijuluki 'Prabu Wangi' (bahasa Sunda: raja yang harum namanya) karena kepahlawanannya membela harga diri negaranya. Keturunannya, raja-raja Sunda kemudian dijuluki Siliwangi yang berasal dari kata Silih Wangi yang berarti pengganti, pewaris atau penerus Prabu Wangi.
Beberapa reaksi tersebut mencerminkan kekecewaan dan kemarahan masyarakat Sunda kepada Majapahit, sebuah sentimen yang kemudian berkembang menjadi semacam rasa persaingan dan permusuhan antara suku Sunda dan Jawa yang dalam beberapa hal masih tersisa hingga kini. Antara lain, tidak seperti kota-kota lain di Indonesia, di kota Bandung, ibu kota Jawa Barat sekaligus pusat budaya Sunda, tidak ditemukan jalan bernama 'Gajah Mada' atau 'Majapahit'.
Meskipun Gajah Mada dianggap sebagai tokoh pahlawan nasional Indonesia, kebanyakan rakyat Sunda menganggapnya tidak pantas akibat tindakannya yang dianggap tidak terpuji dalam tragedi ini.
Sabtu, 07 September 2013
Asal Usul Kata "Rupiah" dan Sejarahnya
Mata uang rupiah
pertama kali diperkenalkan secara resmi pada waktu Pendudukan Jepang
sewaktu Perang Dunia ke-2, dengan nama rupiah Hindia Belanda. Setelah
berakhirnya perang, Bank Jawa (Javaans Bank, selanjutnya menjadi Bank
Indonesia) memperkenalkan mata uang rupiah jawa sebagai pengganti. Mata uang gulden NICA yang dibuat oleh Sekutu dan beberapa mata uang yang dicetak kumpulan gerilya juga berlaku pada masa itu.
Rupiah merupakan mata uang
yang boleh ditukar dengan bebas tetapi didagangkan dengan pinalti
disebabkan kadar inflasi yang tinggi . Mata Uang Baru dalam sejarah
nilai uang fungsi dan jenis jenis uang serta pembuatannya ternyata
mengalami banyak cerita dan sejarah yang panjang di negara indonesia
Keadaan ekonomi di Indonesia pada awal kemerdekaan ditandai dengan hiperinflasi akibat peredaran beberapa mata uang yang tidak terkendali, sementara Pemerintah Republik Indonesia belum memiliki mata uang. Ada tiga mata uang yang dinyatakan berlaku oleh pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 1 Oktober 1945, yaitu mata uang Jepang, mata uang Hindia Belanda, dan mata uang De Javasche Bank.
Diantara ketiga mata uang tersebut yang nilai tukarnya mengalami penurunan tajam adalah mata uang
Jepang. Peredarannya mencapai empat milyar sehingga mata uang Jepang
tersebut menjadi sumber hiperinflasi. Lapisan masyarakat yang paling
menderita adalah petani, karena merekalah yang paling banyak menyimpan mata uang Jepang.
Kekacauan
ekonomi akibat hiperinflasi diperparah oleh kebijakan Panglima AFNEI
(Allied Forces Netherlands East Indies) Letjen Sir Montagu Stopford yang
pada 6 Maret 1946 mengumumkan pemberlakuan mata uang NICA di
seluruh wilayah Indonesia yang telah diduduki oleh pasukan AFNEI.
Kebijakan ini diprotes keras oleh pemerintah Republik Indonesia , karena
melanggar persetujuan bahwa masing-masing pihak tidak boleh
mengeluarkan mata uang
baru selama belum adanya penyelesaian politik. Namun protes keras ini
diabaikan oleh AFNEI. Mata uang NICA digunakan AFNEI untuk membiayai
operasi-operasi militernya di Indonesia dan sekaligus mengacaukan
perekonomian nasional, sehingga akan muncul krisis kepercayaan rakyat
terhadap kemampuan pemerintah Republik Indonesia dalam mengatasi
persoalan ekonomi nasional.
Karena
protesnya tidak ditanggapi, maka pemerintah Republik Indonesia
mengeluarkan kebijakan yang melarang seluruh rakyat Indonesia
menggunakan mata uang
NICA sebagai alat tukar. Langkah ini sangat penting karena peredaran
mata uang NICA berada di luar kendali pemerintah RI, sehingga
menyulitkan perbaikan ekonomi nasional.
Pengambilan Keputusan Untuk Menyatukan Mata Uang
Oleh karena AFNEI tidak mencabut pemberlakuan mata uang NICA, maka pada tanggal 26 Oktober 1946 pemerintah Republik Indonesia memberlakukan mata uang
baru ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai alat tukar yang sah di
seluruh wilayah Republik Indonesia . Sejak saat itu mata uang Jepang, mata uang
Hindia Belanda dan mata uang De Javasche Bank dinyatakan tidak berlaku
lagi. Dengan demikian hanya ada dua mata uang yang berlaku yaitu ORI dan
NICA. Masing-masing mata uang hanya diakui oleh yang
mengeluarkannya. Jadi ORI hanya diakui oleh pemerintah Republik
Indonesia dan mata uang NICA hanya diakui oleh AFNEI. Rakyat ternyata
lebih banyak memberikan dukungan kepada ORI. Hal ini mempunyai dampak
politik bahwa rakyat lebih berpihak kepada pemerintah Republik
Indonesia dari pada pemerintah sementara NICA yang hanya didukung
AFNEI.
Untuk mengatur nilai tukar ORI
dengan valuta asing yang ada di Indonesia, pemerintah Republik
Indonesia pada tanggal 1 November 1946 mengubah Yayasan Pusat Bank
pimpinan Margono Djojohadikusumo menjadi Bank Negara Indonesia (BNI).
Beberapa bulan sebelumnya pemerintah juga telah mengubah bank pemerintah
pendudukan Jepang Shomin Ginko menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan
Tyokin Kyoku menjadi Kantor Tabungan Pos (KTP) yang berubah nama pada
Juni 1949 menjadi Bank tabungan Pos dan akhirnya di tahun 1950 menjadi
Bank Tabungan Negara (BTN). Semua bank ini berfungsi sebagai bank umum
yang dijalankan oleh pemerintah Republik Indonesia . Fungsi utamanya
adalah menghimpun dan menyalurkan dana atau uang masyarakat serta
pemberi jasa di dalam lalu lintas pembayaran.
Pergantian nama dari bank-bank tersebut kemudian diikuti dengan
pergantian nama mata uang ORI menjadi Rupiah. Hal ini lalu diresmikan
oleh pemerintah pada tahun 1949 yang kemudian menjadi cikal bakal mata
uang sekarang.
Asal Usul Kata "Rupiah"
Versi pertama : Kata Rupiah berasal dari bahasa Sansekerta "Ru-Pya" dan
juga dari kata "rupia" dalam bahasa Mongolia. 2 kata tersebut berarti
perak
Versi Kedua: Nama ini diambil dari mata uang India rupee.
Versi Ketiga: Ada legenda yang terjadi di lereng Merapi, ada seorang nenek bernama Rupiyah. Nenek ini punya kebun yang banyak pohon durian, pada masa pendudukan Jepang, saat tentara Jepang operasi terhadap gerilyawan Indonesia, melihat buah durian itu langsung menyerbu pohon durian itu,durian itu tdk dirampas tp nenek itu dibayar pakai uang kertas, yang banyak beredar saat itu baru uang logam, uang benggol namanya (enak buat kerokan). nenek itu bingung mau dipakai buat apa, saking banyaknya, dibagi-bagikannya duit itu ke semua tetangga dan semua bingung, geleng geleng kepala sambil berucap: RUPIYAH RUPIYAH dan terkenallah uang itu dengan nama RUPIAH.
Versi Kedua: Nama ini diambil dari mata uang India rupee.
Versi Ketiga: Ada legenda yang terjadi di lereng Merapi, ada seorang nenek bernama Rupiyah. Nenek ini punya kebun yang banyak pohon durian, pada masa pendudukan Jepang, saat tentara Jepang operasi terhadap gerilyawan Indonesia, melihat buah durian itu langsung menyerbu pohon durian itu,durian itu tdk dirampas tp nenek itu dibayar pakai uang kertas, yang banyak beredar saat itu baru uang logam, uang benggol namanya (enak buat kerokan). nenek itu bingung mau dipakai buat apa, saking banyaknya, dibagi-bagikannya duit itu ke semua tetangga dan semua bingung, geleng geleng kepala sambil berucap: RUPIYAH RUPIYAH dan terkenallah uang itu dengan nama RUPIAH.
Kata Rupiah berasal dari kata Rupee (mata uang India). Hal ini dipercaya
berkaitan dengan banyaknya pedagang India yang menyokong perekonomian
dan segala transaksi pasar Indonesia pada saat itu. Karena itulah
kemudian pemerintah memutuskan untuk menggunakan kata "Rupiah" sebagai
mata uang Republik Indonesia sampai sekarang.
Ada lelucon yang beredar dikalangan masyarakat pada saat itu mengenai
pemilihan kata Rupiah. Hal itu karena nama Indonesia yang hampir mirpi
dengan India, dan karena pada saat itu beberapa masyarakat Indonesia
terbiasa menyebut Indonesia sebagai "Indonesiah". Akhiran "ah" inilah
yang kemudian adaptasi dari Rupee menjadi Rupiah.
Satuan di bawah rupiah
Rupiah memiliki satuan di bawahnya. Pada masa awal kemerdekaan, rupiah disamakan nilainya dengan gulden Hindia Belanda, sehingga dipakai pula satuan-satuan yang lebih kecil yang berlaku di masa kolonial.
Berikut adalah satuan-satuan yang pernah dipakai namun tidak lagi dipakai karena penurunan nilai rupiah menyebabkan satuan itu tidak bernilai penting.
* sen, seperseratus rupiah (ada koin pecahan satu dan lima sen)
* cepeng, hepeng, seperempat sen, dari feng, dipakai di kalangan Tionghoa
* peser, setengah sen
* pincang, satu setengah sen
* gobang atau benggol, dua setengah sen
* ketip/kelip/stuiver (Bld.), lima sen (ada koin pecahannya)
* picis, sepuluh sen (ada koin pecahannya)
* tali, seperempat rupiah (25 sen, ada koin pecahan 25 dan 50 sen)
Rupiah memiliki satuan di bawahnya. Pada masa awal kemerdekaan, rupiah disamakan nilainya dengan gulden Hindia Belanda, sehingga dipakai pula satuan-satuan yang lebih kecil yang berlaku di masa kolonial.
Berikut adalah satuan-satuan yang pernah dipakai namun tidak lagi dipakai karena penurunan nilai rupiah menyebabkan satuan itu tidak bernilai penting.
* sen, seperseratus rupiah (ada koin pecahan satu dan lima sen)
* cepeng, hepeng, seperempat sen, dari feng, dipakai di kalangan Tionghoa
* peser, setengah sen
* pincang, satu setengah sen
* gobang atau benggol, dua setengah sen
* ketip/kelip/stuiver (Bld.), lima sen (ada koin pecahannya)
* picis, sepuluh sen (ada koin pecahannya)
* tali, seperempat rupiah (25 sen, ada koin pecahan 25 dan 50 sen)
Kamis, 05 September 2013
NISNAS...Misteri Bangsa Sebelum Manusia
Disebutkan dalam Kitab-kitab bahwa ada orde Mahluk yang menghuni dan menguasai Bumi sebelum Orde Manusia. Konon dikatakan bahwa mahluk tersebut adalah Bangsa Jin dan Bangsa Nisnas.
Bangsa Nisnas adalah makhluk hidup pertama di Bumi, mereka hidup satu masa dengan Jin, merekapun hidup satu masa dengan Dinosaurus.
Apabila anda sering mengikuti perkembangan penelitian pada zaman dahulu pasti anda bisa menemukan hal-hal yang ganjil pada zaman Dinosaurus, hanya ada satu manuskrip di dunia yang sedikit mengupas tentang hal ini, manuskrip ini sekarang tersimpan di suatu chapel di Swedia.
Bangsa Nisnas adalah bangsa yang besar yang musnah jauh sebelum Nabi Adam A.S. diturunkan ke Bumi. Bangsa Nisnas dipercaya hidup jauh di utara Bumi Dekat dengan Kutub Utara.
Salah satu kota tempat terdapatnya peninggalan Bangsa Nisnas ini adalah Sbetzbergen, di kota inilah banyak terdapat peninggalan dari bangsa yang telah musnah ini, seperti lukisan-lukisan manusia bersayap ataupun mahluk setengah hewan.
Mungkin pada jaman tersebut mahluk-mahluk setengah hewan memang eksis di Bumi ini, bahkan mungkin setelah Bangsa ini musnah sisa-sisa dari mereka yang bertahan dianggap dewa oleh orde manusia.
Tak heran di berbagai penjuru dunia kita dapat menemukan berbagai artefak atau lukisan manusia setengah binatang bahkan di Indonesia sendiri terdapat artefak manusia setengah binatang seperti manusia Garuda.
Di salah satu candi di Jawa Tengah (berbentuk badan manusia dengan sayap dan kepala burung), sama dengan di Mesir dalam lukisan di dalam Pyramid (berbadan manusia berkepala burung).
Atau mungkin mitologi dan legenda dahulunya adalah memang kenyataan, seperti Mitologi yunani yang banyak menyebut dan menggambarkan manusia setengah Hewan, atau legenda dari tanah Jawa yang menceritakan manusia setengah hewan (badan manusia kepalanya Anjing yang lazim di sebut Aul), hampir sama dengan Anubis dalam kepercayaan Mesir Kuno.
Sbetzbergen sendiri terletak dekat sekali dengan lingkar kutub, disana matahari hanya bersinar sekitar setengah bulan saja dalam satu tahun, jadi selebihnya gelap gulita, kegelapan tersebut hanya diterangi oleh Aurora Borealis.
Banyak sekali peninggalan masa lalu yang tidak terlacak disana. Peninggalan-peninggalan masa lalu sebelum manusia menguasai Bumi.
Konon dikisahkan bahwa Bangsa Nisnas ini adalah bangsa yang sangat maju. Bangsa Nisnas ini di berikan kemampuan luar biasa, akal dan pikiran mereka jauh melampaui manusia saat ini, satu kelebihan mereka yang sangat luar biasa yaitu mereka mempunyai kemampuan telepati yang sangat hebat.
Tteknologi mereka sangat maju, lebih dari teknologi pada saat ini, mereka telah membangun kota-kota yang sangat mengah dengan segala teknologi canggih dan tata kota yang sempurna.
Bangsa Nisnas mempunyai postur yang jauh lebih tinggi dari Manusia saat ini, tak heran kuil-kuil dan bangunan yang dibangun oleh mereka begitu besar dan megah.
Ras mereka dibagi menjadi beberapa, ada yang sangat mirip dengan manusia namun memiliki sayap, ada yang berbadan manusia berkepala binatang ataupun sebaliknya.
Karena kecongkakan, ego dan nafsu, mereka saling berperang antar sesamanya hingga akhirnya bangsa ini dihancurkan oleh Azazel (Azaziel) atas Perintah Tuhan, dikarenakan mereka telah lupa atas tugas yang telah diberikan oleh-Nya.
Hmpir semuanya musnah dalam pertempuran dengan pasukan langit yang dipimpin Azazel (Azaziel) yang tersisa hanya sedikit dari mereka dan peninggalan mereka, itupun hanya diketahui oleh manusia-manusia tertentu saja, selain di Sbetzbergen peninggalan merekapun ada di Swedia dan suatu kawasan di Asia.
Dengan kecongkakan, ego dan nafsu mereka terus berperang dengan sesamanya demi memperebutkan wilayah dan kekuasaan.
Dengan kemampuan akal dan penguasaan teknologi yang luar biasa maju mereka mampu menciptakan segala persenjataan yg melampaui zamannya, mereka telah menciptakan apa yang kita sebut sebagai nuklir.
Pesawat terbang, teknik pengolahan dan peleburan logam yang nyaris sempurna (teknik ini ternyata ditemukan kembali di Damascus yang terkenal dengan pedang-pedangnya yang mempunyai ketajaman luar biasa tetapi sayangnya teknik ini kembali musnah dan tidak ditemukan kembali).
Dengan kemampuan inilah mereka berperang menindas sesamanya dimana yang lemah adalah mangsa bagi yang kuat, bumi hancur lebur dibuatnya, mereka telah melupakan tugasnya sebagai khalifah dimuka bumi ini, karena itulah Allah mengutus ribuan Malaikat yang dipimpin oleh Azazel (Azaziel / sebelum dia diusir oleh-Nya ) dan ribuan burung-burung neraka (phoenix).
Melihat kedatangan para pasukan langit, mereka sangat panik, musnahlah segala kesombongan akan pengetahuan dan teknologi yang mereka kuasai, yang ada hanyalah rasa penyesalan atas perbuatan yang telah mereka lakukan.
Namun terlambat, pasukan langit telah datang dan siap menghancurkan mereka, singkat cerita mereka dimusnahkan dari muka bumi ini untuk digantikan oleh Khalifah yang baru yaitu Adam A.S.
Namun sebagian ada yang dapat bertahan dan melarikan diri dari serangan tersebut dan mereka pun menyebar untuk membentuk koloni dan membangun peradaban mereka kembali.
Sebagian dari mereka yang berwujud manusia setengah ikan melarikan diri ke palung-palung laut yang paling dalam, mereka inilah yang sering kita dengar sebagai putri/putra duyung.
Mereka membangun peradaban mereka kembali di bawah laut dengan kota-kota yang tidak kalah canggihnya dengan kota mereka yang telah hancur sebelumya, sedangkan sebagian dari mereka yang bertubuh manusia setengah binatang dan mereka yang mempunyai bentuk seperti manusia tetapi memiliki sayap saling membantu untuk membangun peradaban baru.
Mereka berpencar dan berjanji untuk saling membantu dalam membangun peradaban baru, mereka yang mempunyai fisik mirip manusia dan bersayap membangun peradaban dan kota-kota yang sangat megah sekali selama ratusan tahun yang kita kenal sebagai Atlantis.
Sedangkan mereka yang berwujud manusia setengah binatang membangun apa yang kita sebut sebagai Lemuria (Mu), dan terjadilah perkimpoian diantara mereka yang melahirkan makhluk-makhluk jenius yang melampaui zamannya.
Mereka sudah dapat melakukan perjalanan antar Galaxy, mereka juga telah mampu menciptakan Satelit-satelit pengintai tetapi hanya satu yang tersisa hingga saat ini yang kita kenal sebagai Bulan dan merekapun menciptakan berbagai macam alat-alat perang yang sangat canggih.
Skan tetapi suasana damai tidak berlangsung lama, mereka kembali pada tabiat dasar mereka yaitu ingin menguasai dan menghancurkan, akhirnya terjadilah peperangan maha dahsyat yang melibatkan persenjataan super canggih yang mereka miliki.
Maka kembali hancurlah peradaban yang telah mereka bangun dengan susah payah karena ulah mereka sendiri.akhirnya mereka selamat melarikan diri ke planet-planet yang jauh, tapi sesekali mereka mengunjungi bumi tempat kelahiran mereka dahulu untuk menyebarkan pengetahuan yang mereka kuasai.
Merekalah yang mengajarkan Bangsa Mesir tulisan Hieroglyph, Pyramida, Ilmu-ilmu kedokteran. Mereka jugalah dalang dibalik perang Mahabharata, Nazca Line, Peradaban Inca, Cristal Skull, Vimanas, mereka jualah yang kini kini kita sebut sebgai UFO.
Pada jaman dahulu mereka mendapat panggilan Dewa dengan kendaraan yang mengeluarkan api / cahaya yang sangat terang yang sesungguhnya adalah kendaraan mereka.
Mustahil seorang manusia biasa dapat membangun sesuatu yang rumit dan kompleks sama seperti pembangunan Pyramida atau Candi-candi, tidak mungkin manusia zaman dulu dapat membangunya tanpa ada campur tangan dari suatu makhluk yang mempunyai Itelegensia yang sangat tinggi, ini adalah salah satu contoh bahwa mereka masih ada dan mereka ingin diketahui.
Sebenarnya sudah pernah ditemukan dan sudah beberapa kali expedisi pergi untuk meneliti artefak-artefak peninggalan bangsa ini.
Reruntuhan pernah ditemukan oleh beberapa peneliti dari Swedia dan Norwegia, namun semakin mereka tahu semakin mereka bingung dibuatnya, akhirnya mereka ragu untuk meneruskan penelitian dan riset mereka.
Terlalu banyak hal-hal yang berbenturan dengan keyakinan karena semua yang mereka teliti dapat mengacaukan semua keyakinan dan teori-teori yang ada. Oleh karena itu mereka berpendapat lebih baik hal tersebut dibiarkan menjadi rahasia hingga waktu menjawabnya.
Al Qur'an Surah Al Hijr ayat 27 menjelaskan tentang makhluk sebelum manusia adalah bangsa Jin: "Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (Al Hijr 15:27)
Menurut syariat Islam, manusia tidak diciptakan di bumi, tapi yang diturunkan dimuka bumi sebagai Manusia dan diangkat /ditunjuk Allah sebagai Khalifah (pengganti /penerus) di muka bumi atau sebagai Makhluk pengganti yang tentunya ada makhluk lain yang di ganti.
Dengan kata lain adalah Adam "bukanlah Makhluk Pertama" dibumi, tetapi ia adalah "Manusia Pertama" dalam ajaran Agama Samawi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk yang telah membuat kerusakan dan menumpahkan darah dibumi, itu yang menjadi kegusaran para Malaikat.
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata):
"Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?? Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya." (Al-Baqarah 30)
Apakah Mahluk ini (Bangsa Nisnas) yang malaikat maksud?
Selasa, 03 September 2013
Mengapa Alien dan Jin Tidak Terlihat?
Salah satu dari peristiwa menarik atau misteri dunia yang paling membuat
penasaran adalah hantu. Keberadaan entitas yang satu ini selalu ditolak
oleh orang yang skeptis, padahal semua agama “memperkenalkan”
keberadaan mereka disetiap Kitab Suci agama-agama di dunia.
Banyak pendapat mengenai keberadaan makhluk tak terlihat ini, bahkan ada juga yang tak percaya, tapi ada juga yang perrcaya tapi itu adalah sejenis jin.
Sebagian penganut yang bertumpu pada ilmu sains atau Scientology ada yang percaya tentang makhluk “beda dimensi” ini. Namun seiring zaman, mereka yang berbasis pada sains akhirnya menganggap bahwa hantu adalah salah satu jenis alien, namun berada pada dimensi yang berbeda dengan dimensi manusia.
Jadi perkembangan arti “alien” semakin melebar, tak hanya makhluk dari luar angkasa, namun juga makhluk dari dimensi lain.
Tapi semua itu tak menyimpang dari arti “alien” itu sendiri, yaitu “makhluk asing” atau belum dikenal, jadi pengertiannya masih tepat walau penggunaannya jadi melebar.
biggest water in the universe found in quasar
Ilmu pengetahuan modern malah sudah berteori dan menganggap bahwa alam semesta yang maha luas tak terbatas ini, yang terlihat baru hanya sebatas pengelihatan mata manusia.
Artinya masih banyak “object” atau entiti atau makhluk astral yang tak terlihat lainnya, namun mata sudah tak sanggup lagi untuk mencapai panjang gelombang tersebut.
Bahkan ilmu pengetahuan fisika dan kimia juga sudah tak lagi sanggup menjelaskan, karena tidak memiliki rumus pasti untuk keberadaan “dimensi lain” yang sudah berada diluar kemampuan ilmu-ilmu tersebut.
Oleh karenanya banyak ilmuwan udah berpendapat bahwa alam semesta atau yang selama ini dikenal sebagai “Universe” harus diubah menjadi “Multiverse”, yang artinya memiliki banyak dimensi, yaitu keberadaan dimensi lain yang tak terlihat oleh mata manusia, dan mereka meyakini bahwa dimensi lain itu ada.
Namun menurut ilmu-ilmu agama (dalam hal ini misalkan Islam – pen.) juga harus meyakini keberadaan entitas ini, tapi yang harus diberi garis tegas adalah: hantu adalah jin, dan mereka bukan orang yang sudah mati.
Orang yang sudah mati tak akan menggoda manusia karena bukan itu sejatinya roh manusia dalam menjalani ketentuanNya setelah ia wafat.
Big eye Alien
Salah satu bentuk Extra Terrestial yang banyak diyakini keberadaannya hingga sekarang, lebih dikenal dengan sebutan” The Grey Alien.”
Makhluk yang mati dipercaya oleh semua agama kembali kepada Tuhannya, mereka mati bukan untuk menggoda manusia lainnya, tapi semua itu sebenarnya adalah jin.
Jadi singkatnya, alien artinya adalah “makhluk yang belum dikenal”, wujudnya bisa sebesar bakteri hingga lebih besar dari makhluk yang kini telah dikenal manusia, dan mereka bisa berasal dari luar angkasa (sering disebut juga Extra Terrestrial atau E.T yang berarti makhluk luar angkasa), juga dari dalam Bumi (seperti spesies makhluk baru yang belum dikenal) atau juga dari dimensi lainnya (pada ilmu pengetahuan terkini).
Tapi pada dasarnya dahulu, alien itu adalah spesifikasi untuk makhluk asing yang belum dikenal dan memiliki sifat biologis serta terlihat mata, namun akibat mulai diyakini adanya keberadaan jin oleh ilmu pengetahuan yang terkadang tak percaya keagamaan, akhirnya mereka bingung mengategorikannya, maka dari itu mereka menambahkan pengertian “jin” (menurut religius) dalam daftar “alien” (menurut sains). Jadi untuk masa kini, Jin termasuk jenis Alien.
Sedangkan Hantu adalah wujud makhluk jin yang tampak oleh manusia akibat “kemampuannya” yang dapat mendekati frekuensi gelombang yang dapat diterima, dilihat atau didengar oleh kemampuan indera manusia.
Spektrum “Kasat Mata”
Spektrum kasat mata (bahasa Inggris: Visible spectrum) adalah bagian dari spektrum elektro dari spektrum optik. Mata normal manusia akan dapat menerima panjang gelombang dari 400 sampai 700 nm, meskipun beberapa orang dapat menerima panjang gelombang dari 380 sampai 780 nm (atau dalam frekuensi 790-400 terahertz).
Mata yang telah beradaptasi dengan cahaya biasanya memiliki sensitivitas maksimum di sekitar 555 nm, di wilayah hijau dari spektrum optik. Warna pencampuran seperti pink atau ungu, tidak terdapat dalam spektrum ini karena warna-warna tersebut hanya akan didapatkan dengan mencampurkan beberapa panjang gelombang.
spektrum cahaya dalam panjang gelombangPanjang gelombang yang kasat mata didefinisikan oleh jangkauan spektral jendela optik, wilayah spektrum elektromagnetik yang melewati atmosfer Bumi hampir tanpa mengalami pengurangan intensitas atau sangat sedikit sekali, meskipun cahaya biru dipencarkan lebih banyak dari cahaya merah, salah satu alasan: menggapai langit berwarna biru (baca juga: Mengapa Langit Berwarna Biru? Ini Jawabnya)
Radiasi elektromagnetik di luar jangkauan panjang gelombang optik, atau jendela transmisi lainnya, hampir seluruhnya diserap oleh atmosfer. Dikatakan jendela optik karena manusia tidak bisa menjangkau wilayah di luar spektrum optik. Inframerah terletak sedikit di luar jendela optik, namun tidak dapat dilihat oleh mata manusia.
Banyak spesies yang dapat melihat panjang gelombang di luar jendela optik. Lebah dan serangga lainnya dapat melihat cahaya ultraviolet, yang membantu mereka mencari nektar di bunga.
Spesies tanaman bergantung pada penyerbukan yang dilakukan oleh serangga sehingga yang berkontribusi besar pada keberhasilan reproduksi mereka adalah keberadaan cahaya ultraviolet, bukan warna yang bunga perlihatkan kepada manusia. Burung juga dapat melihat ultraviolet (300-400 nm).
Keterbatasan Pengelihatan Manusia
Indera pengelihatan manusia misalnya, hanya dapat melihat pada gelombang atau spektrum dari warna merah sampai warna ungu, dibawah warna merah atau dikenal sebagai “infra red” mata manusia sudah tak lagi dapat melihatnya. Begitu pula diatas ungu yang dikenal sebagai “ultra violet”, mata manusia juga sudah tak lagi dapat melihatnya, mirip infra red.
Kedua spektrum itu hanya dapat dilihat melalui bantuan alat yang hanya dapat mendetaksi infra red dan ultra violet. Diatas atau dibawah itu seperti sinar alpha beta, gamma dan sejenisnya manusia juga tak mampu melihatnya.
spectrum
Banyak pendapat mengenai keberadaan makhluk tak terlihat ini, bahkan ada juga yang tak percaya, tapi ada juga yang perrcaya tapi itu adalah sejenis jin.
Sebagian penganut yang bertumpu pada ilmu sains atau Scientology ada yang percaya tentang makhluk “beda dimensi” ini. Namun seiring zaman, mereka yang berbasis pada sains akhirnya menganggap bahwa hantu adalah salah satu jenis alien, namun berada pada dimensi yang berbeda dengan dimensi manusia.
Jadi perkembangan arti “alien” semakin melebar, tak hanya makhluk dari luar angkasa, namun juga makhluk dari dimensi lain.
Tapi semua itu tak menyimpang dari arti “alien” itu sendiri, yaitu “makhluk asing” atau belum dikenal, jadi pengertiannya masih tepat walau penggunaannya jadi melebar.
biggest water in the universe found in quasar
Ilmu pengetahuan modern malah sudah berteori dan menganggap bahwa alam semesta yang maha luas tak terbatas ini, yang terlihat baru hanya sebatas pengelihatan mata manusia.
Artinya masih banyak “object” atau entiti atau makhluk astral yang tak terlihat lainnya, namun mata sudah tak sanggup lagi untuk mencapai panjang gelombang tersebut.
Bahkan ilmu pengetahuan fisika dan kimia juga sudah tak lagi sanggup menjelaskan, karena tidak memiliki rumus pasti untuk keberadaan “dimensi lain” yang sudah berada diluar kemampuan ilmu-ilmu tersebut.
Oleh karenanya banyak ilmuwan udah berpendapat bahwa alam semesta atau yang selama ini dikenal sebagai “Universe” harus diubah menjadi “Multiverse”, yang artinya memiliki banyak dimensi, yaitu keberadaan dimensi lain yang tak terlihat oleh mata manusia, dan mereka meyakini bahwa dimensi lain itu ada.
Namun menurut ilmu-ilmu agama (dalam hal ini misalkan Islam – pen.) juga harus meyakini keberadaan entitas ini, tapi yang harus diberi garis tegas adalah: hantu adalah jin, dan mereka bukan orang yang sudah mati.
Orang yang sudah mati tak akan menggoda manusia karena bukan itu sejatinya roh manusia dalam menjalani ketentuanNya setelah ia wafat.
Big eye Alien
Salah satu bentuk Extra Terrestial yang banyak diyakini keberadaannya hingga sekarang, lebih dikenal dengan sebutan” The Grey Alien.”
Makhluk yang mati dipercaya oleh semua agama kembali kepada Tuhannya, mereka mati bukan untuk menggoda manusia lainnya, tapi semua itu sebenarnya adalah jin.
Jadi singkatnya, alien artinya adalah “makhluk yang belum dikenal”, wujudnya bisa sebesar bakteri hingga lebih besar dari makhluk yang kini telah dikenal manusia, dan mereka bisa berasal dari luar angkasa (sering disebut juga Extra Terrestrial atau E.T yang berarti makhluk luar angkasa), juga dari dalam Bumi (seperti spesies makhluk baru yang belum dikenal) atau juga dari dimensi lainnya (pada ilmu pengetahuan terkini).
Tapi pada dasarnya dahulu, alien itu adalah spesifikasi untuk makhluk asing yang belum dikenal dan memiliki sifat biologis serta terlihat mata, namun akibat mulai diyakini adanya keberadaan jin oleh ilmu pengetahuan yang terkadang tak percaya keagamaan, akhirnya mereka bingung mengategorikannya, maka dari itu mereka menambahkan pengertian “jin” (menurut religius) dalam daftar “alien” (menurut sains). Jadi untuk masa kini, Jin termasuk jenis Alien.
Sedangkan Hantu adalah wujud makhluk jin yang tampak oleh manusia akibat “kemampuannya” yang dapat mendekati frekuensi gelombang yang dapat diterima, dilihat atau didengar oleh kemampuan indera manusia.
Spektrum “Kasat Mata”
Spektrum kasat mata (bahasa Inggris: Visible spectrum) adalah bagian dari spektrum elektro dari spektrum optik. Mata normal manusia akan dapat menerima panjang gelombang dari 400 sampai 700 nm, meskipun beberapa orang dapat menerima panjang gelombang dari 380 sampai 780 nm (atau dalam frekuensi 790-400 terahertz).
Mata yang telah beradaptasi dengan cahaya biasanya memiliki sensitivitas maksimum di sekitar 555 nm, di wilayah hijau dari spektrum optik. Warna pencampuran seperti pink atau ungu, tidak terdapat dalam spektrum ini karena warna-warna tersebut hanya akan didapatkan dengan mencampurkan beberapa panjang gelombang.
spektrum cahaya dalam panjang gelombangPanjang gelombang yang kasat mata didefinisikan oleh jangkauan spektral jendela optik, wilayah spektrum elektromagnetik yang melewati atmosfer Bumi hampir tanpa mengalami pengurangan intensitas atau sangat sedikit sekali, meskipun cahaya biru dipencarkan lebih banyak dari cahaya merah, salah satu alasan: menggapai langit berwarna biru (baca juga: Mengapa Langit Berwarna Biru? Ini Jawabnya)
Radiasi elektromagnetik di luar jangkauan panjang gelombang optik, atau jendela transmisi lainnya, hampir seluruhnya diserap oleh atmosfer. Dikatakan jendela optik karena manusia tidak bisa menjangkau wilayah di luar spektrum optik. Inframerah terletak sedikit di luar jendela optik, namun tidak dapat dilihat oleh mata manusia.
Banyak spesies yang dapat melihat panjang gelombang di luar jendela optik. Lebah dan serangga lainnya dapat melihat cahaya ultraviolet, yang membantu mereka mencari nektar di bunga.
Spesies tanaman bergantung pada penyerbukan yang dilakukan oleh serangga sehingga yang berkontribusi besar pada keberhasilan reproduksi mereka adalah keberadaan cahaya ultraviolet, bukan warna yang bunga perlihatkan kepada manusia. Burung juga dapat melihat ultraviolet (300-400 nm).
Keterbatasan Pengelihatan Manusia
Indera pengelihatan manusia misalnya, hanya dapat melihat pada gelombang atau spektrum dari warna merah sampai warna ungu, dibawah warna merah atau dikenal sebagai “infra red” mata manusia sudah tak lagi dapat melihatnya. Begitu pula diatas ungu yang dikenal sebagai “ultra violet”, mata manusia juga sudah tak lagi dapat melihatnya, mirip infra red.
Kedua spektrum itu hanya dapat dilihat melalui bantuan alat yang hanya dapat mendetaksi infra red dan ultra violet. Diatas atau dibawah itu seperti sinar alpha beta, gamma dan sejenisnya manusia juga tak mampu melihatnya.
spectrum
IR LED remote control and camera
Nyaris dibatas atas pada dunia audio mirip suara treble, dan nyaris pada batas bawahnya mirip dentuman bass.
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)
























